Senin, 16 Agustus 2010
TESALONIKA
1. Dengan kekuatan Roh
1 Tesalonika 1
...dengan kekuatan oleh Roh Kudus dan dengan suatu kepastian yang kokoh . (1:5)
Gereja Tesalonika didirikan oleh rasul Paulus dalam perjalanan penginjilannya yang kedua. Ketika rasul Paulus tiba di Tesalonika dan memberitakan Injil, banyak orang Yunani dan para perempuan percaya. Namun, penganiayaan dari pihak orang Yahudi luar biasa. Mereka bahkan mengerahkan para berandalan di pasar dan mengeroyok Yason yang telah menyerahkan rumahnya sebagai tempat penginjilan bagi Paulus. Karena terlalu keras pertentangan dari pihak orang Yahudi, Paulus dilarikan ke kota lain.
Paulus meneruskan perjalanan penginjilan melewati beberapa kota, dan akhirnya tiba di kota Korintus. Sambil memberitakan Injil di Korintus, hati Paulus terus tidak tenang karena memikirkan jemaat di Tesalonika yang harus menghadapi penganiayaan dari pihak Yahudi, padahal iman mereka baru saja bertunas. Dia lalu mengutus Timotius untukmengetahui keadaan jemaat di Tesalonika serta menguatkan iman mereka. Timotius pulang membawa kabar yang baik bahwa jemaat di Tesalonika tetap berdiri teguh di atas iman, meskipun waktu mereka dibina relatif pendek dibanding dengan jemaat yang lain. Paulus sungguh bersukacita atas kabar itu, dan langsung menulis surat ini untuk berbagi sukacitanya serta kembali menguatkan mereka.
Jika Injil diberitakan hanya dengan kata-kata, pastilah iman yang bertunas darinya takkan kuat menghadapi badai penganiayaan. Paulus memberitakan Injil tidak hanya dengan kata-kata, melainkan dengan kekuatan Roh Kudus dan dengan suatu kepastian yang kokoh.
Kerajaan Allah bukan terdiri dari perkataan, tetapi dari kuasa. (1 Korintus 4:20)