Jumat, 20 Agustus 2010
TESALONIKA
5. Berjaga-jaga dan sadar
1 Tesalonika 5:1–11
baiklah jangan kita tidur seperti orang-orang lain, tetapi berjaga-jaga dan sadar . (5:6)
Mengenai kedatangan Yesus, yang sering diperdebatkan ialah ‘kapan’ Dia akan datang. Aliran-aliran teologi terbagi karena beda pendapat mengenai waktu kedatangan Yesus. Jemaat di Tesalonika pun memperdebatkan kapan Yesus akan datang. Rasul Paulus menasihati mereka bahwa kedatangan Yesus tidak mungkin terjadi secara mendadak jika kita berjaga-jaga senantiasa dalam iman. Yang menjadi masalah bukan waktunya, tetapi persiapan untuk menyambut-Nya, agar nanti jangan dipermalukan di depan seluruh makhluk Sorgawi.
Anda tentu tahu cerita seorang bodoh. Ada seorang kaya, tanahnya berlimpah-limpah hasilnya, sampai harus merombak lumbungnya karena sudah tak muat, dan mendirikan yang lebih besar. Dia menimbun hartanya bertumpuk-tumpuk di lumbungnya, lalu berkata kepada dirinya: “Jiwaku, ada padamu banyak barang, tertimbun untuk bertahun-tahun lamanya; beristirahatlah, makanlah, minumlah dan bersenang-senanglah!” Tetapi firman Allah kepadanya: “Hai engkau orang bodoh, pada malam ini juga jiwamu akan diambil dari padamu, dan apa yang telah kausediakan, untuk siapakah itu nanti?” Betapa susah payahnya dia bekerja, tetapi sama sekali tidak siap untuk menghadap kepada Allah.
Jika kita senantiasa hidup dalam persekutuan dengan Roh Kudus, kita akan tahu apa yang harus kita lakukan di zaman ini.
Hidup dalam persekutuan dengan Tuhan , di bumi maupun di Sorga