Rabu, 29 Februari 2012
I TIMOTIUS
3. Syafaat Untuk bangsa
I Timotius 2:1-7,
Pertama-tama aku menasihatkan: Naikkanlah permohonan, doa syafaat dan ucapan syukur untuk semua orang, (2:1)
John F. Kennedy, presiden AS pernah berkata "Jangan tanya apa yang telah negara lakukan untuk kamu, melainkan apa yang telah kamu lakukan untuk negara?". Apa yang bisa kita harapkan dari pemerintahan yang korup dan tidak peduli keadaan masyarakatnya? Naluri manusia hanya akan menuntun kita untuk terus berkeluh kesah, bahkan menghujat pemerintah yang demikian.
Tidak bisa kita pungkiri bahwa hari-hari ini kita suka menghujat pemerintah. Setiap berita tentang korupsi, kegagalan program pemerintah selalu dikomentari dengan hujatan-hujatan oleh pembaca, bahkan secara terang-terangan hujatan ini diungkapkan melalui media sosial online. Saat menulis surat ini Rasul Paulus dalam keadaan yang tidak diuntungkan juga oleh penguasa saat itu, tetapi tidak satu kalipun dalam suratnya menyatakan keluh kesah.
Lalu apakah yang dimaksud dengan “Itulah yang baik dan yang berkenan kepada Allah, Juruselamat kita”. Sudah cukup kita berkeluh kesah terhadap bangsa kita. Indonesia sangat membutuhkan doa orang benar bagi para pejabat pemerintahan agar melalui mereka setiap kebijakan negara akhirnya menciptakan kehidupan yang tenang dan tenteram dalam segala kesalehan dan kehormatan.
If We Pray, Indonesia will revive!