Senin, 2 Januari 2012
RENUNGAN AWAL TAHUN
1. New Beginning!
Matius 9:16-17
16 Tidak seorangpun menambalkan secarik kain yang belum susut pada baju yang tua, karena jika demikian kain penambal itu akan mencabik baju itu, lalu makin besarlah koyaknya. 17 Begitu pula anggur yang baru tidak diisikan ke dalam kantong kulit yang tua, karena jika demikian kantong itu akan koyak sehingga anggur itu terbuang dan kantong itupun hancur. Tetapi anggur yang baru disimpan orang dalam kantong yang baru pula, dan dengan demikian terpeliharalah kedua-duanya."
Selamat tahun baru! Memulai sesuatu yang baru selalu melibatkan banyak emosi. Ada sukacita, ada pengharapan-pengharapan, ada rasa penasaran, bahkan ada juga rasa takut, ketika kita memulai sesuatu yang baru. Kalau mengingat pengalaman ketika kita yang memulai hari pertama di sekolah dulu, mungkin kita akan setuju dengan pernyataan tadi. Memulai tahun yang baru pun demikian. Sangat wajar jika memiliki perasaan atau emosi yang beraneka ragam seperti itu, memandang satu tahun yang membentang luas di depan kita.
Merenungkan tahun yang baru ini, ada baiknya kita merenungkan perumpamaan yang Yesus berikan pada bacaan firman kita hari ini. Kain yang baru tidak bisa ditambalkan kepada baju yang tua, dan anggur yang baru tidak dapat diisikan ke dalam kantong kulit yang tua. Baju yang tua dan kantong kulit yang lama tidak mempunyai elastisitas untuk beradaptasi dengan kain yang baru dan anggur yang baru.
Demikian juga, ketika kita memulai tahun yang baru ini, apa yang telah berlalu di tahun yang kemarin, mungkin berguna sebagai bahan refleksi. Akan tetapi, ada baiknya kita meletakkan apa yang sudah berlalu itu di belakang, dan memulai secara baru, dengan tekad baru, pengharapan baru, dan keyakinan sungguh, bahwa bersama dengan Allah Bapa kita yang baik itu, kita akan sanggup mengarungi tahun baru ini dengan kemenangan. Haleluya!
Mari Mulai Secara Baru!